Memiliki kulit wajah yang cerah, tidak kusam dan sehat merupakan dambaan semua orang. Untuk mendapatkannya, dokter mengatakan tidak harus dengan pergi ke salon kecantikan.

dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK mengatakan perawatan kulit wajah sederhananya bisa dilakukan dengan dua hal, yakni penggunaan sun block dan krim malam. Dua jenis krim dan losion ini bisa dibeli bebas dan tak selalu harus beli dari salon atau klinik kecantikan.

"Kalau di klinik itu memang obat, misalnya untuk membuat wajah lebih putih, atau menyamarkan bekas jerawat. Tapi untuk perawatan wajah sederhananya cuma butuh tabir surya dan krim malam," tutur dr Darma, dalam acara live chat yang digelar detikHealth dan detikForum bertema 'Menjaga Kulit Awet Muda' yang digelar di Redaksi detikcom baru-baru ini.

Krim tabir surya merupakan elemen penting untuk perawatan kulit wajah. Paparan sinar matahari yang mengandung ultraviolet bisa menyebabkan photoaging atau penuaan dini pada wajah. Akibatnya, wajah terlihat kendur dan berisiko keriput.

Pemilihan krim tabir surya juga tidak boleh sembarangan. Untuk yang berkulit kering, disarankan memilih sunscreen yang mengandung SPF tinggi, sekitar 30 persen atau lebih. dr Darma mewanti-wanti untuk mencari sunscreen dalam sediaan berbentuk krim.

"Tapi kalau punya kulit cenderung berminyak sebaiknya SPF jangan terlalu tinggi, cukup SPF 15. Soalnya, makin tinggi SPF malahan bikin kulit jadi jerawatan," terangnya.

Sementara itu, krim malam berfungsi untuk menghilangkan kotoran dari wajah. Kotoran bisa berbentuk apa saja, mulai dari sel-sel kulit mati, debu hingga sisa keringat.

dr Darma mengingatkan untuk menggunakan krim malam yang memang berfungsi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Sel-sel kulit mati yang menumpuk bisa membuat wajah terlihat kusam dan menyumbat pori-pori sehingga menimbulkan jerawat.

Terakhir, gunakan krim dan losion dengan benar. Oleskan dengan rata ke seluruh permukaan wajah. Jangan digosok terlalu keras atau bahkan hingga memerah karena itu tandanya kulit mengalami iritasi.

(sumber detik health)