Jakarta, Siraman air keras bisa meninggalkan bekas di kulit. Nah bagaimana caranya agar luka bekas terkena air keras tidak mengganggu penampilan?

Dijelaskan dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari DNI Skin Centre, bekas luka akibat terkena air keras ada berbagai macam. Bekas luka yang ditimbulkan tergantung pada konsentrasi bahan, jenis bahan dan lama kontak cairan tersebut dengan kulit.

"Jadi dapat muncul bekas berupa putih-putih atau bisa sampai jaringan parut. Apabila mengenai area berambut dan konsentrasi bahan kuat, dan terjadi jaringan parut dapat menyebabkan rambut nggak tumbuh," terang dokter yang akrab disapa dr Darma ini dalam perbincangan dengan detikHealth, Selasa (11/4/2017).

Nah, untuk memperbaiki penampilan, maka sangat tergantung dengan bekas yang terjadi. Kata dr Darma, tidak harus dengan transplantasi wajah.

"Bisa dengan memindahkan kulit dari bagian wajah terdekat (skin flap) atau bisa dengan dari kulit yang lokasinya bukan dari wajah (skin graft) yang akan ditangani oleh dokter bedah plastik," jelasnya.

Namun apabila bekas yang ditimbulkan tergolong ringan, biasanya dokter akan memberikan krim dan perawatan seperti roller atau dengan laser.