Jakarta, Pernahkah Anda mengalami sekujur tubuh penuh bentol karena satu gigitan nyamuk? Pakar mengatakan hal itu memang bisa terjadi.

Dikatakan dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre, ada orang yang digigit nyamuk langsung bentol, ada juga yang tidak mengalaminya. Hal ini menurutnya tergantung dari apakah orang tersebut memiliki bawaan alergi atau tidak.

Khusus orang dengan bawaan alergi, gigitan nyamuk bisa membuat sebal. Sebabnya, satu gigitan nyamuk bisa menyebabkan timbulnya bentol bahkan di bagian yang tidak mengalami gigitan.

"Tapi ini khusus yang punya bawaan alergi saja. Kalau tidak alergi, bentolnya ya di tempat yang digigit saja," papar dr Darma kepada detikHealth.

Ia menjelaskan bahwa saat menggigit manusia, nyamuk melepaskan bahan aktif yang disebut sebagai histamin. Bahan ini menyebabkan keluarnya cairan serum dari pembuluh darah sehingga menyebabkan reaksi alergi.

Sama seperti reaksi alergi pada umumnya, hal pertama yang terjadi adalah timbulnya bentol-bentol di kulit. Selain itu, reaksi alergi ini juga bisa menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah yang membuat kulit berwarna kemerahan dan terasa gatal.

Meski begitu, dr Darma mengatakan Anda tak perlu panik. Bentol karena gigitan nyamuk akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

"Tapi apabila keluhannya berat, sebaiknya minum obat antihistamin. Bisa juga menggunakan salep untuk mengurangi peradangan yaitu mengandung kortikosteroid ringan," tuturnya.