Jakarta, Bercak cokelat membuat wajah jadi tampak cemong. Pada beberapa orang sampai menimbulkan seperti bayangan kumis. Kondisi ini namanya melasma. Apa sih sebabnya?

Melasma umumnya lebih banyak dialami kaum perempuan ketimbang laki-laki. Area wajah yang sering jadi tempat bersemayam melasma adalah di bagian atas bibir, pipi, hidung, dahi dan dagu. Dikutip dari today.com, Melissa Piliang, M.D., dari Klinik Cleveland meyakini melasma muncul sebagai akibat dari pengaruh hormonal, paparan sinar matahari dan genetika.

Pada ibu hamil, melasma juga sering disebut sebagai topeng kehamilan. Kenapa? Karena hanya muncul pada saat hamil akibat perubahan hormonal. Jadi saat hamil, terjadi peningkatan hormon estrogen yang salah satu pengaruhnya adalah pada pembentukan pigmen. Nah, saat si ibu sudah melahirkan, biasanya melasma hilang dengan sendirinya.

dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari DNI Skin Centre dalam sesi konsultasi di detikHealth juga pernah menjelaskan soal melasma. Menurut pria yang akrab disapa dr Darma ini, flek di kulit memang sangat berkaitan dengan paparan sinar matahari. Sehingga penggunaan tabir surya dan menghindari paparan sinar matahari sangat membantu untuk mencegah melasma.

Senada dengan dr Darma, dr Melissa juga menyarankan untuk membatasi paparan sinar matahari antara lain dengan mengenakan topi, tetap berada di tempat tidur, juga menghindari tanning bed.

Lalu bagaimana penanganannya? Untuk melasma selama masa kehamilan, dr Mardiati Ganjardani, SpKK, dari Bamed Skin Care menyarankan menggunakan krim yang tidak mengandung turunan asam vitamin A. Sebab krim dengan kandungan turunan asam vitamin A menjadi kontraindikasi karena bisa berpengaruh pada perkembangan janin.

Jika melasma bukan karena faktor hormonal kehamilan, dr Darma menuturkan penanganannya tergantung lokasi pigmen hitamnya. Jadi flek bisa muncul di permukaan, perbatasan atau flek bagian kulit dalam. 

"Untuk yang flek permukaan/dangkal biasanya berwarna cokelat muda, penanganannya lebih mudah, biasanya cukup krim malam yang mengandung asam vitamin A dan whitening. Namun jika lokasinya lebih dalam kadang lebih susah, bisa menggunakan chemical peeling atau laser. Namun flek sering kambuh-kambuhan dan kadang tidak bisa hilang total," terang dr Darma.

Penggunaan kontrasepsi hormonal juga bisa menyebabkan melasma. Jika penggunaan kontrasepsi hormonal mengakibatkan perubahan kulit wajah yang sangat mencolok dan terasa mengganggu, mungkin perlu dipertimbangkan untuk mengganti jenis kontrasepsi juga.